Siklus tahunanselalu terjadi, yaitu pergantian musim. Musim panas telah berlalu. Selama Oktober hingga November terbentanglah musim gugur, yakni saat daun-daun pepohonan mulai berjatuhan. Pada umumnya masa daun gugur setiap spesies pohon berbeda. daunb-daun pohon maple dan quercus mongolica berguguran lebih dahulu. barulah daun-daun pohon ginkgo.
Memasuki bulan februari musim dingin perlahan mengundurkan diri. Mantel bulu, sarung tangan, syal, jaket tebal, mulai disimpan sebab udara dingin pelan-pelan berubah jadi sejuk dan hangat. Kuntum bunga yang tidur selama musim dingin mulai terjaga dan bangun.
Musim dingin di korea adalah sebuah kisah yang ditulis oleh embun beku dan angin utara. Pohon-pohon yang kehilangan dedaunan tampak berdiri dalam keheningan, seperti kuil-kuil kecil yang bermeditasi di tengah salju yang menutupi bumi dengan selimut putihnya. Udara dingin menusuk, namun di balik jendela, kehangatan muncul dari sinar lentera dan aroma teh hangat yang mendamaikan.
Over the past year, Koreana introduced four of seoul's neighborhoods that best encapsulte the dynamism of korea's capital. This year, we travel to other parts of country- first stop: Gyeongju. For older and middle-aged koreans, the city evokes memories of school trips ti visit Cheomseongdae, an ancient observatory, and buddhist sites such as Seokguram and Bulguksa.
Alam dan lingkungannya memberikan dampak pola pikir dan perilaku manusia. Rimbang Baling sebagai bagian tengah Sumatera adalah kantong penting keseimbangan manusia dan alam. Ia menjadi unsur keseimbangan nusantara yang perlu dijaga dan dilestarikan beserta kebudayaan manusia pendukungnya. Sebagai buku yang bersifat kontinuity dalam beberapa kasus buku ini memuat beberapa rangsangan history of i…
Buku Pengantar Metodologi Penelitian Budaya Rupa: Desain, Arsitektur, Seni Rupa dan Kriya ini merupakan pengantar teori-teori dalam meninjau karya budaya rupa, khususnya desain, senirupa, arsitektur, kriya dan pelbagai fenomena visual lainnya.
Buku Lukisan Tentang Ibu Kota Palembang ini dikategorikan sebagai suatu travelogue, cerita perjalanan, dalam arti yang luas yang berisi tentan keadaan alam, susunan dan cara kehidupan masyarakat, ekonomi yang dibumbui anekdot-anekdot.
Buku ini berisi artikel tentang Madura dan orang Madura didalam maupun diluar pulau merekan berdasarkan penelitian lapangan antropologis, kajian pustaka dan pemerisaan sumber arsip.
Buku Sejarah Kebudayaan Indonesia ini, mempunyai makna dan manfaat yang penting, terutama dalam menyajikan kembali identitas budaya kolektif masyarakat Indonesia. Buku Sejarah Kebudayaan Indonesia ini mencoba memaparkan perkembangan seni pertunjukan di Indonesia, dari waktu yang sejauh mungkin dapat diketahui di masa silam, hingga ke masa kini.
Buku Sejarah Kebudayaan Indonesia ini, mempunyai makna dan manfaat yang penting, terutama dalam menyajikan kembali identitas budaya kolektif masyarakat Indonesia. Buku ini memberikan gambaran mengenai sistem Teknologi dari masyarakat berburu-meramu, masyarakat berladang-pindah, masyarakat beternak, masyarakat nelayan, masyarakat bertani-irigasi, serta masyarakat barang dan jasa dalam perspektif…